Aplikasi Capacitor Bank untuk Winch Agar Aki dan Alternator Tidak Mudah Drop

02 Juni 2017 - Kategori Blog

camshaftracing.com – Capacitor bank merupakan media penyimpanan listrik, yang berguna untuk menghasilkan arus listrik dengan stabil dan kapasitas besar. Biasanya dipakai oleh penggemar audio system. Lalu hubungannya dengan off-road itu apa?

Ternyata, lewat sifat capacitor inilah yang menghasilkan listrik besar dan stabil. Membuat Handito mendapat ide cemerlang dengan menggabungkannya dengan winch. “Sebab pemakaian listrik winch sangat besar,” ucap pria yang memasang cap bank di Jeep Cherokee miliknya.

aplikasi capacitor bank untuk off road Jeep Cherokee

“Awalnya penasaran, karena kalau sampai ganti alternator yang ampere besar pasti mahal harganya, begitu juga dengan aki,” ucap Handito. Akan lebih murah kalau cukup membeli capacitor bank saja.

Biasanya capacitor bank yang digunakan dengan spesifikasi input 0-50 Volt DC dan 2-10 Farad. Di Pasaran banyak dijual capacitor bank dengan berbagai bentuk, ukuran, kapasitas (dalam satuan Farad) dan kulaitas atau harga jualnya.

“Mulai dari yang versi KW sampai yang branded, dengan kapasitas 1-10 Farad. Semakin besar Farad yang tercantum di produk, semakin besar pula listrik yang bisa disimpan dan dikeluarkan,” ungkap Handito.

Dilansir dari otomotifnet.com, berikut ini kelebihan dan cara memasang capacitor bank pada mobil untuk off-road.

Kelebihan Capacitor Bank

Kelebihan dari capacitor bank tentu saja meringankan kerja dinamo ampere atau altenator dan mesin, serta mempercepat pengisian aki, memperpanjang umur alat elektronik dan meningkatkan performa kelistrikan.

“Karena sifatnya yang mampu menyimpan dan melepas listrik dengan cepat, maka tegangan atau suplai listrik ke alat elektronik jadi lebih stabil,” jelas Handito.

Ini sangat dibutuhkan oleh jip ekspedisi, karena winch saat menarik beban berat bisa menyedot hingga 90 Ampere. “Tentu bakal menyiksa aki dan alternator,” tutur  Toto Widyarto.

aplikasi capacitor bank untuk winch

Hasilnya ternyata cukup ampuh. “Edan performanya, cukup pakai 1 aki kering, altenator standar Jeep Cherokee, mesin standar, winch 8273 dengan dinamo 9.5 xp Warn. Winch disiksa 8 hari di trek berat off-road ekspedisi, nggak ngedrop sama sekali, naik terus dengan beban kendaraan beserta isinya yang lumayan berat, kelistrikan stabil, pokoknya sip banget,” sambung Toto.

Pendapat yang serupa juga dirasakan oleh Kusuma Bangsa, “Winch elektrik stabil, kemampuannya nggak ngedrop, biasanya setelah ngewinch berjam-jam, mesin susah di-starter. Sekarang starter mesin lebih gampang,” ungkap Kusuma.

Cara Pasang Capacitor Bank

Instalasi cap bank untuk winch sebenarnya tidaklah sulit dan tidak membutuhkan keahlian khusus. “karena tinggal disambungkan di tengah kabel positif pada winch dari aki, sebelum listrik dari aki diterima oleh winch,” ucap Handito.

“Sebaiknya diberi sekering pemutus arus plus (+) dari aki menuju capacitor, jaga-jaga kalau terjadi korsleting. Dan sebisa mungkin jarak capacitor tidak terlalu jauh dari winch,” tambah Handito. Yang perlu diperhatikan dengan benar adalah peletakan capacitor bank, melihat kegunaan untuk off-road yang kemungkinan besar akan berendam di dalam air.

“Untuk mencegah kemungkinan besar capacitor kontak langsung dengan air, bisa diletakan di dalam ruang mesin,” ucap Toto.

Atau, kalau ingin cara paling jitu bisa mengikuti cara yang dipakai oleh Kusuma. “Saya pasang pada dek bawah radiator. Tapi semua terminal kabel di-sealer, kalau terendam pun enggak korslet,” ucap Kusuma.

Pasang Lebih Dari Satu

“Semakin banyak cap bank, semakin banyak tampungan listrik instan. Makin banyak listrik, semakin andal juga winch saat off-road,” ucap Handito. “Caranya pun mudah, cukup beberapa cap bank dipasang seri sekaligus setelah aki dan sebelum motor winch. Jadi deh, punya tampungan listrik berlimpah,” pungkas Handito.

Nah, bagaimana sudah paham bukan manfaat dari capacitor bank untuk mobil offroad? Semoga bisa membantu Anda yang akan melakukan off-road. michaeltaschesale

, , ,