Suzuki Jimny : Ringan, Kuat, Dan Tahan Banting Untuk Para Offroader

04 Mei 2017 - Kategori Blog

motorku.net – Sudah terbukti, memang performa dan durability dari Suzuki SJ series. Generasi pertama yang lahir dengan mesin 2 langkah 359 cc berpenggerak 4 roda (LJ10) sekitar tahun 1970 dengan konsep mobil segala bisa dan low maintance mampu membuat dunia mengakui Suzuki sebagai pabrikan dengan riset R&D yang matang.

Generasi Suzuki Jimny terus berlanjut dengan LJ20 pada tahun 1972 dengan mesin sama namun tenaganya meningkat hingga 3hp (horse power). Pada tahun 1975, Suzuki melanjutkan dengan type LJ50 dengan mesin 539cc, 3 silinder segaris dengan gigi deferensial yang lebih besar. Generasi mesin 2tak berakhir pada era LJ80 dimana Suzuki melansir mesin 4 silinder segaris 800cc 4 langkah, dimana ini menjadi tonggak sejarah Jimny pada ajang offroad dunia.

Suzuki Jimny LJ10

Suzuki Jimny LJ10

Suzuki Jimny generasi LJ digantikan dengan generasi SJ yang lebih fresh dan sporty. Wheel base yang lebih panjang dengan design yang lebih modern. SJ410 merupakan basis Jimny terpanjang di Indonesia, menggunakan 1 liter 4 silinder segaris (F10A) yang terkenal bandel, irit bahan bakar dan juga low maintenance. Dalam perkembangan SJ series ini terus mengalami peningkatan generasi dari SJ413 ( di Australia disebut Sierra 1300cc) hingga generasi terakhir yaiitu JB53 yang menggunakan mesin Turbo Diesel K9K bertenaga hingga 86hp.

Modifikasi Custom Pada Mesin

Mesin F10A yang legendaris memang dianggap cukup, meskipun dalam beberapa keadaan mesin ini dianggap kurang mumpuni. Namun, dengan mesin yang standar poun sudah bisa diajak keliling dunia. Dengan sedikit sentuhan, mesinnya bisa menjadi sangat badak dan nggak rewel.

Suzuki Jimny Mesin F10A

Suzuki Jimny Mesin F10A

Biasanya langkah awal dengan mengganti sistem pendingin dengan elektrik fan, gunanya agar pendinginan menjadi berkesinambungan dan stabil tanpa mengandalkan putaran mesin. Biasanya menggunakan extra fan Karimun atau Audi.

Selanjutnya adalah penggantian mesin. Ada beberapa mesin yang menjadi favorit mengganti F10A dimana mesin-mesin ini merupakan ‘abang’ dari mesin lawas Jimny, yaitu G15A (mesin Suzuki Futara) yang berkarakter high torque yang cocok dengan karakter offroad dan mesin G16 (Suzuki Baleno) yang handal pada putaran tinggi.

Gardan, As Kopel & Gear Ratio

Rata-rata, generasi Suzuki SJ series di Indonesia tidak semua memiliki penggerak 4 roda karena mengalami penurunan spesifikasi. Namun upaya modifikasi menjadi 4×4 bukan perkara susah. Dengan 4-5 jam pengerjaan, Jimny Katana sudah bisa menjadi 4×4 dengan biaya antara 5-6 juta.

Selanjutnya adalah penggantian gardan dan as kopel. Suzuki dengan seri yang lebih tua, memiliki ukuran gardan lebih dan as kopel yang lebih kecil (berbahan dasar besi isi). Sedang pada seri yang lebih muda, gardan yang lebih bedar rumahnya dengan as kopel yang lebih besar juga (pipa besi hollow). Tak hanya itu, transfer case juga mempunyai perbedaan ukuran antara tahun yang tua lebih besar dari yang baru. Namun semua itu tak menjadi kendala performa tahun tua dan muda.

Dan biasanya para offroader  mengganti rasio gigi yang lebh low dengan rasio 843. Tujuannya agar dengan mesin 1 liter, Jimny tetap mampu menanjak atau keluar dari area lumpur karena rasiso gigi rendah. Sebagai tambahan, biasanya agar bantingan lebih empuk, shock breaker diganti dengan sistem kompitisi seperti Rancho atau Pro Cam. Sedangkan per dau belakang dipindahkan ke depan. Sebagai ganti bagian belakang dibawa per daun bawaan Suzuki Carry.

Camshaft

Yang terakhir yang perlu diganti atau diperbaharui adalah bagian camshaftnya. Suzuki Jimny terbaru menganut SOHC (Single OverHead Camshaft), yang mempunyai fungsi sebagai menghisap campuran udara dan bahan bakar kedalam ruang bakar dan katup buang (exhaust valves) yang berfungsi sebagai mengisap sisa pembakaran ke knalpot.

Dengan mengganti camshaft pun mobil Suzuki Jimny akan semakin responsif dan bandelnya semakin menjadi. Biasanya para offroader memilih camshaft racing untuk ajang balap, tak hanya itu saja, camshaft racing pun bisa digunakan untuk sehari-hari.

Langganan Juara

Dengan bobot yang ringan, mesin bandel dan performa chassis yang baik. Jimny selalu mampu menggigit lawan main dengan hasil yang diluar dugaan. Beberapa offroader kawakan memilih Jimny karena kelebihan seperti diatas. Haji Endang, salah satu offroader kawakan dari Bekasi ini menggunakan Suzuki Jimny SJ410 dalam setiap aksinya dan hasilnya sangat memuaskan. Bahkan istrinya menang beberapa kali pada kelas khusus wanita. canada goose schweiz

, , , , , , , , , , , , ,